Antara Penulis dan Internet


Antara penulis dan media internet memang tidak bisa dipisahkan, karena konten utama dari internet itu sendiri adalah tulisan. Apa jadinya internet tanpa para penulis yang bersedia menulis disana baik untuk kepentingan bisnis atau juga hanya sekedar hobi saja? bayangkan isinya hanya gambar dan video saja? gak asyik banget kan?

Tidak perlu menjadi ahli di bidang teknologi informasi bila hanya ingin menulis di internet, internet tidak semua di isi oleh penulis-penulis profesional atau memang berlatar belakang jurnalis. Mau profesional ataupun pemula semua bisa menulis di internet, tulisan ini misalnya, saya saja yang baru lulus SMA saja bisa andapun pasti lebih bisa.

Penulis membutuhkan sebuah media yang tepat dalam mempublish tulisan secara cepat dan mudah, untuk itu internetlah jawabannya. Sementara itu di lain sisi, internet butuh seseorang untuk mengisi kontennya sehingga kesimpulannya antara penulis dan internet pasti saling membutuhkan (simbiosis mutualisme). Tidak dapat dipungkiri memang memilih internet sebagai tempat menerbitkan tulisan memang keputusan yang tepat, ketika media cetak mempunyai syarat-syarat “ribet” jika tulisan ingin di terbitkan, internet menjadi sebuah wadah alternatif untuk menerbitkan tulisan tanpa harus pusing-pusing memikirkan syarat-syarat yang harus dipenuhi.

Bagaimana memulainya? untuk para pemula yang ingin “jalan singkat” menulis di internet mulailah dengan Blog. Kenapa blog? karena kemudahan blog dalam mempublish tulisan kita selain itu kita tidak perlu belajar kode-kode HTML atau perlu menguasai seluk beluk pembuatan web dulu, ini cocok sekali untuk para penulis muda dalam mengembangkan bakatnya. Selain itu tulisan kita juga bisa mendapat penilaian yang dilakukan oleh pengunjung yang meninggalkan komentar. Tapi dengan kemudahan dan kebebasan yang diberikan bukan berarti tulisan kita tak terkendali, berisi fitnah dan tulisan-tulisan yang merugikan orang lain. Harus ada tanggung jawab penuh atas apa yang kita tulis karena yang membaca itu banyak bisa-bisa kita dituntut jika merugikan orang lain.

Ada kelebihan, tentu saja ada juga kekurangannya loh..gak ada sesuatu yang memang sempurna banget. Jika memilih media internet untuk menulis, anda wajib tau apa saja resiko-resiko yang mungkin memang harus dihadapi. Kebebasan dalam pengaksesan tulisan memungkinkan pelanggaran hak cipta terhadap suatu karya terbuka luas. Termasuk praktek-praktek plagiat yang memang kita sendiri gak bisa mengontrolnya. Paling hebat juga kita hanya bisa memasang penyangkalan (disclaimer).

Selepas dari kekurangan diatas, media internet adalah media terbaik menurut saya. Bagaimana menurut anda? tidak mempunyai blog juga pasti anda pernah menulis di internet. Masa sich? punya Facebook? punya Twitter atau jejaring sosial lainnya? nah itulah contohnya. Gak mungkin kan facebook atau twitter hanya kita isi dengan gambar? pasti tulisan dan intensitasnya juga lebih sering dibanding meng-update blog ya kan? kecuali anda memang tinggal di atas gunung yang tidak terjangkau internet..hehe

19 Balasan ke Antara Penulis dan Internet

  1. hmcahyo mengatakan:

    hmm begitu ya mas:D

  2. iLLa mengatakan:

    sy sendiri termasuk yg terbantukan dengan adanya internet ini. Bisa punya blog sendiri tempat menerbitkan tulisan. Kalo bukan di blog dan internet, sy ga tau mw mempublishnya dimana. Nulis di media sangat kecil kemungkinannya untuk bisa diterima, hehe..

  3. asfan mengatakan:

    kunjungan balik..salam kenal juga…trim sudah mampir di blog aye…^_^
    hmmm tambah aja ac..antara penulis, internet dan penggambar (macam saya) jadi lebih asyik berwarna dan enak dibaca..^_^

  4. orange float mengatakan:

    kayaknya lebih asyik nulis di blog daripada di Fb, kita jadi lebih fokus untuk menulis

  5. pascalis mengatakan:

    mas NUKMAN LUTHFIE blogger dan konsultan internet marketing pernahmengatakan dalam user internet terbagidalam beberapa STrata dan BLOGGER diurutan pertama sebagai CREATOR sementara yang kedua adalah CONVERSATION atau pengguna FB/chat.emang hebat!!!

    salam kenal thank ur invited

  6. Bicara soal twitter dan facebook. Sudahkah kita berteman di kedua situs tersebut? Hehe. .

  7. Asop mengatakan:

    Buat saya, blog tetap yang terbaik untuk jadi media.🙂

  8. Fuvenanda mengatakan:

    @udin hamd, Kalo twitter sudah saya ikuti mas, kalau FB saya kurang aktip sekarang🙂

    @Asop, idem mas!

  9. suci mengatakan:

    yup.bener2 membantu buat penulis maupun orang yang suka nulis😉

  10. nadiafriza mengatakan:

    semenjak belom ada internet, saya nulisnya di diary. sejak ada internet saya mulai ngeblog yg isinya curcol2 semua haha..
    fb udah jarang dibuka. i heart twitter🙂

  11. Sandi Pradana mengatakan:

    Anda Memposting Ini Tepat Di Hari Ulang Tahun Saya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: